Pendiri HIPO Buka Suara Soal Tudingan Investasi Bodong

  • Whatsapp
Ketua DPP LBH HIPO Usin Abdisyah Sembiring, SH memapar bahaya hukum pidana ikut menjalankan bisnis money game. (Foto: Kostal.id)

Kostal.id, Batam – Beredarnya pemberitaan di masyarakat soal dugaan Investasi Bodong yang dilakukan Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Internasional, membuat organisasi modern ini buka suara.

Organisasi Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Internasioal menepis isu dugaan investasi bodong yang kerap dituduhkan ke ormas medern itu.

Read More

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP HIPO, Usin Abdisyah Sembiring yang juga salah satu pendiri HIPO mengatakan organisasinya memiliki dasar hukum membangun kekuatan dan kemandirian ekonomi dengan cara membayar iuran tahunan dan sumbangan sukarela dari anggota.

“Kalau di HIPO bukan menghimpun dana yang diartikan dalam bentuk simpanan dan imbal hasil, tapi sumbangan sukarela yang berasal dari anggota,’ kata Usin, saat menjadi pemateri di kegiatan Sosialisasi HIPO Kepri di Golden Prawn Restaurant, Bengkong Laut, Batam, Kamis (12/3/2020).

Ia mengatakan sumbangan anggota tersebut dasar hukumnya sesuai dengan undang undang tentang Ormas yang tertuang pada pasal 37 ayat 1 huruf a, b, dan c yakni iuran anggota, sumbangan anggota yang tidak mengikat dan membangun badan usaha.

“Jadi ga ada yang namanya pembagian profit di HIPO, yang ada donasi sukarela untuk membangun badan usaha HIPO,” jelasnya.

Di HIPO sendiri, kata Usin, syarat menjadi anggota organisasi, harus bayar iuran dan taat pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Bagi anggota yang ingin menyumbang harus mengikuti aturan yang telah di sepakati organisasi.

Ketika anggota ingin menyumbang, maka akan mendapat fasilitas dan subsidi dari organisasi. Hal itu tertera pada pasal 37 ayat 1 huruf C, organisasi diperbolehkan membangun badan usaha.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *