Datangi PT MAF Batam, 3 Eks Karyawan Tetap Tagih Hak Pesangon

  • Whatsapp
Selain tak dapat pesangon, Ijazah ketiga eks karyawan juga di tahan PT MAF
Selain tak dapat pesangon, Ijazah ketiga eks karyawan juga di tahan PT MAF. (Foto: Ist)

Kostal.id, Batam – Tiga eks karyawan tetap PT Mega Auto Finance (MAF) Cabang Batam Center, Batam, Sukadama Gea, Nandi CM Simanjuntak, dan Yasminta Sitepu
didampingi kuasa hukumnya Sofumboro Laia, SH, mendatangi kantor MAF.

Kedatangan Penasehat Hukum dan 3 ex karyawan itu meminta PT. MAF segera membayarkan hak-hak kliennya sesuai surat anjuran yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam pada Rabu, (15/2/2020).

Sofumboro membenarkan tujuan kedatangan mereka untuk meminta perusahaan leasing tersebut melaksanakan pembayaran pesangon sesuai anjuran Disnaker.

“Anjuran Disnaker ini sejatinya Perusahaan PT MAF telah menyadari pelanggaran yang sudah PHK klien kami secara sewenang-wenang,” kata Sofumboro kepada awak media, Senin (2/3/2020).

Menurutnya, kebijakan perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan itu sah-sah saja, namun mekanisme pemutusan harus mengacu pada Undang-Undang Tenaga Kerja No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

“PT MAF harus mengeluarkan seluruh hak-hak atau pesangon pekerja, itu wajib di bayar oleh pemberi kerja, siapa pemberi kerja itu, ya perusahaan,” jelas Sofu.

Miftahuddin, SH Tim Kuasa Hukum Gea, Nandi dan Yasminta menjelaskan ketiga kliennya yang di PHK PT MAF sudah melewati Bipartit dan berakhir di Disnaker Batam.

“Hak karyawan yang di PHK kan sudah diatur pada UU Tenaga Kerja, seharusnya perusahaan bayar pesangon mereka sesuai anjuran itu,” kata Awe sapaan akrab Miftahuddin.

Ia mengatakan Disnaker Batam telah memediasi dengan memanggil pihak pekerja dan perusahaan diwakili Budiono selaku Kepala Cabang Batam PT MAF Batam.

“Sayangnya pada tahap tripartit (mediasi) yang di fasilitasi oleh Hendra Gunadi. SE dan Agus Wibowo, SE selaku tim mediator Disnaker, tidak berhasil,” ungkap Awe.

Tak hanya itu, Awe menyebut ketiga mantan karyawan yang di PHK mengaku hingga saat ini Ijazah mereka juga di tahan PT MAF.

“Hari ini kami tMsudah menemui Kepala Area PT. MAF Kepri di Kantornya, kami meminta agar hak-hak klien kami segera di penuhi,” katanya.

Awe menyebut Kepala Area PT MAF cukup respon atas tuntutan membayarkan pesangon ex karyawannya. “Saat pertemuan tadi kepala area MAF menyebut realisasi pembayaran pesangon wewenang pusat,”

“Ini belum tau berapa dan kapan bisa mereka bayarkan, kami masih menunggu jawaban dari Pimpinan Pusat di Jakarta,” katanya. (Anwar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *